Osram Sylvania Thinks Small, Strategizes Big-Develops the Infonet HR Portal System Vignette
• Pembuatan specialized business portal untuk menyelesaikan masalah tertentu
– Prototype
– Interactive, Web-based
– Human Resource portal
• Sedikit berpikir, banyak membuat strategi
– Fokus pada inti masalah
– Buat rencana untuk mencapai keberhasilan kecil yang cepat
Systems Development Life Cycle
• Empat Fase
– Planning
– Analysis
– Design
– Implementation
• Cyclical
• Dapat kembali ke fase lainnya
• Waterfall model
Tools
• Computer-aided software design tools
– Upper CASE –
• Membuat diagram sistem
– Lower CASE
• Me-Manage diagram dan code
– Integrated CASE
• Kombinasi
• RAD design tools
– Enterprise class repository and collaboration
– UML modeling
• Analysis and design software
• Code debugging methods
• Testing and quality assurance tools
Successful Project Management
• Menentukan tujuan
• Menentukan lingkup proyek
• Menangani perubahan yang terjadi dan memastikan tidak keluar dari lingkup yang sudah ditentukan
• Mendapat dukungan dari manajemen yang lebih tinggi
• Menentukan batas waktu, milestones, dan biaya berdasarkan tujuan yang realistis
• Melibatkan user
• Membuat Dokumentasi
Kegagalan Implementasi
• Kurang melibatkan stakeholder
• Tidak memenuhi persyaratan
• Meluasnya batasan/ruang lingkup
• Harapan yang tidak realistis
• Pendukung proyek meninggalkan pekerjaan
• Kurang terampil atau tidak ahli
• SDM yang tidak mencukupi
• Teknologi Baru
Hambatan pada saat Pengembangan
• Development environment
– Faktor budaya organisasi
– Tidak adanya dukungan manajemen
– Perilaku User dan analis
– Pengalaman User
– Kemampuan team pengembang
• Development process
– Pendidikan, dukungan, keterlibatan dan pelatihan User
Project Management Tools
• Project management software memungkinkan untuk:
– Kolaborasi antara beberapa team terpisah
– Mengelola program dan sumber daya
– Portfolio management
– Web enabled
– Mengumpulkan dan menganalisa data proyek
Alternative Development Methodologies
• Parallel development
– Multiple development pada sistem yang terpisah
• Rapid Application Development
– Pengembangan yang cepat namun memiliki fungsionalitas yang terbatas
• Phased development
– Sequential serial development
• Prototyping
– Rapid development of portions of projects for user input and modification
– Small working model or may become functional part of final system
• Throwaway prototyping
– Pilot test or simple development platforms
Agile Development
• Rapid prototyping
• Digunakan untuk:
– Kebutuhan (requirement) yang sering kali berubah atau tidak jelas
– Pengembangan yang cepat
• Heavy user input
• Incremental delivery with short time frames
• Cenderung bermasalah dalam hal integrasi
DSS Development Methodology
• Prototyping
• Iterative design
• Evolutionary development
• Middle out process
• Adaptive design
• Incremental design
DSS Prototyping
• Tahapan yang lebih pendek
– Planning
– Analysis
– Design
– Prototype
• Feedback dari stakeholder yang lebih cepat
• Iterative
– Dalam pengembangan prototype
– Dalam sistem secara umum
– Evaluasi integral part
• Mekanisme Kontrol
• Keuntungan
– Melibatkan user dan pihak manajemen
– Learning explicitly integrated
– Prototyping bypasses information requirement
– Short intervals between iterations
– Biaya rendah
– Pemahaman user terhadap sistem akan meningkat
• Kelemahan
– Kebutuhan yang berubah
– Tidak memiliki pemahaman penuh terhadap benefit dan biaya
– Kurang diuji
– Tidak diperhatikannya Ketergantungan, keamanan, dan keamanan
– Penuh dengan ketidakpastian
– Masalah mungkin saja hilang
– Kualitas berkurang
– Biaya yang lebih tinggi karena multiple productions
Change Management
• Penting bagi DSS
• Manusia seringkali menolak perubahan
• Mengkaji penyebab terjadinya perubahan
• Mungkin saja membutuhkan perubahan budaya organisasi
• Tahapan pada teori perubahan Lewin-Schein
– Unfreeze
• Menimbulkan kesadaran akan perlunya perubahan
• Biasanya orang akan mendukung apa yang telah diciptakan
– Move
• Mengembangkan metode dan prilaku baru
• Menciptakan dan mempertahankan momentum
– Refreeze
• Memperkuat keinginan untuk melakukan perubahan
• Membuat lingkungan yang stabil
DSS Technology Levels
• DSS primary tools
– Fundamental elements
• Programming languages, grafik, editor, sistem query
• DSS generator (engine)
– Integrated software package untuk membangun Specific DSS
• Modeling, report generation, grafik, analisa resiko
• Specific DSS
– Aplikasi DSS yang sesuai dengan pekerjaan
• DSS primary tools digunakan untuk membentuk tools yang terintegrasi yang digunakan untuk membentuk specific tools
DSS
• Hardware
– PC hingga multiprocessor mainframes
• Software
– Memiliki banyak kriteria
– Membuat sendiri, outsource, atau membeli yang siap pakai
– Software yang siap pakai (Off the shelf software) seringkali terupdate; banyak tersedia di pasaran.
– Harga yang fluktuatif
– Tersedianya tools yang berbeda
• Team pengembang DSS memerlukan effort yang cukup tinggi untuk membangun dan mengelola
• End user pengembang DSS
– Decision-makers dan knowledge workers mengembangkan DSS untuk menyelesaikan masalah atau meningkatkan produktivitas
• Keuntungan
• Waktu yang singkat
• Spesifikasi kebutuhan user dihilangkan/dieliminasi
• Masalah implementasi berkurang
• Biaya rendah
• Resiko
• Kualitas mungkin saja rendah
• Tidak terdokumentasi dengan baik
• Resiko keamanan bisa saja meningkat
• DSS lebih dari sekedar DBMS, MBMS, GUI, interface, dan knowledge component



No comments:
Post a Comment