Berorientasi Pada Tindakan


Ciri-ciri Pengusaha
(Mampu Mengambil keputusan dan Bertindak Cepat)
Orientasi PDCA (Plan, Do, Check and Action) à Menghindari
-           NATO (No Action Talk Only) à hasil : gosip, konflik
-           NADO (No Action Dream Only) à hasil : visi, karya seni
-           NACO (No Action Concept Only) à hasil : teori, falsafah
8th Habits of Highly Effective People
(Stephen Covey)
  1. Proaktif
  2. Bermula dari Ujung Pemikiran (end of mind)
  3. Dahulukan Hal yang Utama
  4. Berfikir Menang – Menang  (win – win )
  5. Memahami Untuk Dipahami
  6. Sinergi
  7. Menajamkan Ketahanan, Fleksibilitas dan Kekuatan
  8. Menemukan Keunikan dan Membantu Orang Lain Menemukannya

1.       Proaktif
·         Mengambil inisiatif untuk bertindak, bukan menunggu atau berwacana
·         Mengambil tindakan sebelum sebuah kejadian yang tidak dikehendaki muncul :
Terlatih di lapangan à memiliki intuisi

Habit One : BE PROACTIVE
Be Proactive is about taking responsibility for your life. Proactive people recognize that they are "response-able." They don't blame genetics, circumstances, conditions, or conditioning for their behavior. They know they choose their behavior.  Proactive people focus their time and energy on things they can control. He focuses their efforts on their Circle of Influence.
Lebih baik proaktif, bertindak cepat mengenali lapangan dan memiliki pertimbangan yang ‘Good’, daripada sesuatu yang lambat meskipun dengan pertimbangan yang ‘Great’
2.       Bermula Dari Ujung Pemikiran
          Tidak Sekedar Tujuan, tetapi Tujuan Yang Benar
          Agar Mencapai Tujuan Yang Benar: Tuliskan misi pribadi hidup Anda yang menggambarkan tujuan dan citra diri
          Misi pribadi ditemukan melalui serangkaian tindakan atau kejadian-kejadian pahit sehingga membentuk kebajikan dan filosofi hidup

Habit Two : BEGIN WITH THE END IN MIND
Habit 2 is based on imagination--the ability to envision in your mind what you cannot at present see with your eyes. Begin with the End in Mind means to begin each day, task, or project with a clear vision of your desired direction and destination, and then continue by flexing your proactive muscles to make things happen. 
Penginderaan Manusia Tingkat 1
          Mulai dari bayi:   melalui stimulus temperatur (panas/hangat-dingin)
           Gerakan-gerakan
           Konsep
          Bahasa Tubuh

 Penginderaan Manusia Tingkat 2 & 3
Agar Mempunyai Intuisi à Matangkan Panca Indera Dengan Pengalaman
  1. Maksimalisasi/Optimalisasi Penginderaan Dengan Pengalaman Lapangan
  2. Sinkronisasi Pikiran
  3. Indera Ke-enam Diaktifkan
  4. Action/Movement

Penginderaan Manusia Tingkat 4
          Merupakan Tahap Tertinggi, Tahap Penerapan Pengetahuan Dengan Kebijakan...
          Kebijakan Membuat Kepemimpinan Seseorang Lebih Dari Sekedar Pemimpin Biasa à Magnet yang berisi: Visi, Hope dan Inspirasi 

Hidup Dengan Kejelasan Tujuan
          Untuk menjadi sesorang yang berorientasi pada tujuan, maka lakukanlah dalam hidup Anda langkah-langkah sebagai berikut:
         Tetapkan tujuan akhir (misalnya: Hidup yang bahagia, sehat, terjamin secara ekonomi dan sejahtera);
         Tentukan langkah-langkah kecil untuk mencapai tujuan tersebut (misalnya: Menyelesaikan studi, bekerja selama 5 tahun, lalu membuka usaha);
         Perhatikan setiap kemajuan yang sudah dicapai (misalnya: Melakukan evaluasi, lalu berevolusi, pindah usaha, merekrut manajer, memperbaiki proses produksi);
         Saat dapat mencapai goal, rayakanlah bersama karyawan dan keluarga; dan
         Pikirkan tujuan-tujuan baru yang lebih menantang (eHow, 2009).

3.       Dahulukan Hal Yang Utama
Jadikanlah kebiasaan ini berkaitan dengan sikap yang mengedepankan prioritas
Bisa membedakan antara Urgent dan Penting :
URGENT à situasi yang mendesak
PENTING à membutuhkan perhatian yang besar

Berikan waktu lebih untuk bekerja dengan perencanaan, mengembangkan hubungan, memanfaatkan peluang-peluang dan recharge pengetahuan
Habit Three : PUT FIRST THINGS FIRST
Habit 3 is about life management as well--your purpose, values, roles, and priorities. What are "first things?" First things are those things you, personally, find of most worth. If you put first things first, you are organizing and managing time and events according to the personal priorities you established in Habit 2. 
Ingatlah!
Tidak Semua Masalah Harus Menjadi Prioritas
Manusia yang gagal adalah manusia yang tidak bisa membedakan mana pekerjaan prioritas dan bukan…
4.       Berpikir Menang-menang Win-Win
Berwirausaha Pada Dasarnya Adalah Berupaya Untuk Memenangkan Kehidupan.
Jika saya,…
          Menang, Anda kalah (rugi),… Saya hanya menang sekali saja.
          Kalah, Anda menang,… Anda hanya bisa menang sekali saja.
          Kalah, dan Anda juga kalah,… Buat apa kita teruskan kerjasama ini?
          Menang dan Anda juga menang,… Kita akan berjalan beriringan, saling perbaiki,  kekal abadi.
Habit Four : THINK WIN-WIN
Win-win sees life as a cooperative arena, not a competitive one. Win-win is a frame of mind and heart that constantly seeks mutual benefit in all human interactions. Win-win means agreements or solutions are mutually beneficial and satisfying. We both get to eat the pie, and it tastes pretty darn good! 
5.       Memahami Untuk Dipahami
·         Seorang Wirausaha haruslah:
·         Memiliki keterbukaan (open mind) untuk mendengarkan, dan tidak cepat-cepat menolak, berargumentasi, atau melawan atas apa yang di dengar dari pihak lain.
·         Kebiasaan mendengarkan dan memikirkannya.
·         Ada usaha menempatkan diri kita pada posisi orang lain.
Habit Five : SEEK FIRST TO UNDERSTAND, THEN TO BE UNDERSTOOD
Because most people listen with the intent to reply, not to understand. You listen to yourself as you prepare in your mind what you are going to say, the questions you are going to ask, etc. You filter everything you hear through your life experiences, and consequently, you decide prematurely what the other person means before he/she finishes communicating.

6.       Sinergi
( 1 + 1 > 2 )
Seorang Wirausaha:
        harus mencari sinergi, yaitu suatu total yang lebih besar dari penjumlahan elemen-elemen tunggalnya.
       Sinergi yang efektif sangat bergantung pada komunikasi.
carilah rekan usaha yang saling melengkapi, yang berorientasi pada sinergy agar Anda dapat berorientasi pada tindakan.
Habit Six : SYNERGIZE
Synergy lets us discover jointly things we are much less likely to discover by ourselves. It is the idea that the whole is greater than the sum of the parts. One plus one equals three, or six, or sixty--you name it. Synergize is the habit of creative cooperation. It is teamwork, open-mindedness, and the adventure of finding new solutions to old problems.

7.        Menajamkan Ketahanan, Fleksibilitas dan Kekuatan
Upaya yang dapat dilakukan adalah :
ü  Berikan makanan pada jiwa (spiritual), hidup yang seimbang, lakukan meditasi, bacalah buku-buku self help yang membangkitkan semangat atau dengarkanlah  musik yang menggairahkan.
ü  Jangan pernah takut mengahadapi kesalahan kecil.
Smart Mistakes Vs. Dumb Mistakes
(Ingatlah: Ketika manusia menciptakan pinsil, manusia juga menciptakan penghapus)
Habit Seven : SHARPEN THE SAW
Sharpen the Saw means preserving and enhancing the greatest asset you have--you. It means having a balanced program for self-renewal in the four areas of your life: physical, social/emotional, mental, and spiritual.
Contoh
Bo Peabody, wirausahawan internet, membangun tripod.com. Ia melakukan latihan blind faith. Blind Faith. Walau mendapatkan serangkaian penolakan, Bo percaya bahwa usahanya kelak akan berhasil dan diterima.
8.       Temukan Keunikan Pribadi dan Bantulah Orang Lain Menemukannya
Dari prilaku efektif menjadi luar biasa. Mulailah dengan menemukan atau mengenali keunikan diri sendiri.
Habit Eight : Find your voice and inspire others to find theirs
The essence of this habit is that you will find your voice when you can say that you are 100% involved in what you are doing with your life. By 100% involvement, what is meant is that your body, mind, heart and spirit are all engaged in the adventure – whatever that is for you.


No comments:

Post a Comment