Halaman Web
Secara umum, ada tiga kategori alasan yang mendasari untuk menyusun halaman web, antara lain :
• Sarana promosi produk ataupun jasa di Internet
• Penyedia informasi
Penyusunan Halaman Web
Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan sehingga penyusunan halaman web lebih efektif, antara lain :
• Definisikan secara jelas tujuan penyusunan halaman web
• Buatlah (content) yang menarik untuk disampaikan ataupun didiskusikan.
• Buatlah halaman web sedemikian rupa sehingga para pengunjung dirayu dan ditantang untuk kembali lagi
Desain
• Suatu pekerjaan / kegiatan / proses kreatif untuk menghasilkan sesuatu yang sifatnya : Baru (Inovatif), segar (fresh), menakjubkan.
• Mempunyai daya guna, menghasilkan sesuatu yang lebih baik, lebih mudah dan praktis (useful), memecahkan suatu masalah (solusi).
What is Web Design
Definition :
1. Web design is the process of creating experiences for users of the web.
2. Web design refers to the process of conceptualizing and planning the experiences for visitors as they interact with the information and activities on the site
Situs Web yang baik
• Design (50 %)
• Usefulness (50 %)
Situs Web Yang Baik
Elemen Desain
• Estetika : warna (color), tataletak (layout), tipografi (typhography)
• Komunikasi : isi (content), penyampaian pesan (language style used for communication), interaksi (interaction/ feedback), pembentukan citra (building image)
Usefulness
• Utility/ fungsionalitas, teknologi yang tepat
• Usability/ kemudahan penggunaan : waktu belajar, kecepatan kinerja, tingkat kesalahan, daya ingat dan kepuasan subyektif
Pengembangan Situs Web
• Content Creation
• User Interface Design
• Graphic/ Visual Design
• Technology Planning
• Web Authoring
• Web Programming
• Multimedia Design
Content Creation
• “Content is king”
• Langkah-Langkah mempersiapkan content :
– Menentukan tujuan
– Menentukan audience/ target pembaca
– Menulis isi
Tips :
– Harus singkat dan jelas
– Gunakan bahasa sederhana
– Memudahkan scanning: highlighting,bulleted list
– Berikan preview informasi
– Hindari “click here”, “under construction”
– Jangan memaksa user menghapal
User Interface Design
• Perhatikan usability
• Beberapa hal untuk mencapai usability
– Percabangan – struktur yang berarti, tidak berlebihan, tidak menggunakan frame
– Kekompakan situs – hindari halaman terlalu panjang, horisontal scrolling
– Akses universal – platform, browser, kecepatan akses, resolusi layar, warna
– Dukungan navigasi
Graphic / Visual Design
• Tata letak – grid dan struktur
• Konsistensi – warna, font, style
• Kesederhanaan situs – tidak membingungkan user
• Optimasi file grafik – format file, web safe colors
Mengatur Situs Web
Jenis situs web yang sedang kita susun sangat mempengaruhi struktur situs web itu dan urutan informasi yang akan dihasilkan. Kita dapat mengatur sebuah situs web untuk :
– Mengupas hobby kita atau ketertarikan kita pada satu hal tertentu dsb.
– Membuka suatu forum diskusi dan komunikasi
– Memberikan layanan kepada pelanggan
– Menghasilkan keuntungan bagi perusahaan atau organisasi tertentu
Informasi Pada Halaman Web
• Beberapa situs web terdiri dari ribuan halaman web, beberapa lagi hanya terdiri dari beberapa halaman saja. Semakin banyak informasi yang akan diberikan atau semakin penting informasi itu, maka kita perlu membuatnya mudah bagi pengguna untuk mengaksesnya.
• Walaupun teknik penyusunan situs web telah semakin berkembang, akan tetapi akan lebih baik bila penyusunan sistem navigasinya dibuat sesederhana mungkin sehingga lebih mudah diikuti oleh pengunjung.
• Secara umum, pengunjung pencari informasi juga membutuhkan akses yang cepat. Kadang kala kita perlu menempatkan beberapa space/window untuk iklan, untuk diperlukan ekstra hati-hati supaya pengunjung tidak bosan untuk mengikuti urutan iklan tersebut. Proporsi yang baik diperlukan untuk mengatur antara kemudahan akses dan kecepatan akses dengan kelangsungan situs web.
Nilai Tambah
Animasi yang menarik
• Sekarang ini semakin banyak tendensi sebuah situs web berisi sebanyak mungkin layanan, animasi gambar, trik-trik elektronik, logo-logo yang dapat bergerak, gambar, foto ataupun icon-icon di dalam sebuah situs web. Bagaimanapun, content yang terlalu kompleks bukanlah suatu hal yang menarik bagi pengunjung. Penggunaan animasi, gambar dan elemen-elemen bergerak lainnya haruslah dipertimbangkan dengan matang, karena penggunaannya jangan sampai mengganggu pembaca halaman web untuk memahami isi yang disajikan dalam halaman tersebut.
• Ukuran file-file gambar sangatlah besar bila dibandingkan dengan halaman web tersebut, untuk itu waktu yang diperlukan untuk download juga harus dipertimbangkan.
• Animasi gambar dan elemen-elemen bergerak memang menarik bagi kebanyakan pengunjung, tetapi proporsinya perlu dipertimbangkan dengan matang.
Teks ekuivalen
• Setiap gambar atau image yang kita letakkan di halaman web, haruslah disertai dengan atribut teks ekuivalen pada tag yang digunakan.
• Mengapa ?
Karena beberapa pengunjung menon-aktifkan opsi untuk mendownload gambar atau animasi untuk mempercepat download time. Sehingga kita perlu memberikan teks ekuivalen untuk setiap gambar yang dipasang supaya pengunjung seperti ini masih bisa mengikuti petunjuk yang ditampilkan di halaman web.
Proses Pembuatan Website
• Define Content / Website Objectives
• Develop Architecture
Membuat kerangka dasar situs atau arsitektur atau hirarki.
• Create Design
Desain seharusnya bisa tampak bagus di monitor komputer. Konsistensi desain pada semua halaman web SANGAT penting. Warna, Huruf, Grafis, Garis, Tabel, Logo, dan Navigasi
• Implement The Site
Ujikan desain web anda pada berbagai monitor komputer, platform dan browser
• Maintaining the site
Define Content/ Isi
• Tentukan Maksud dan Tujuan Situs Anda
• Apa Kebutuhan Orang Mengunjungi Situs Anda
• Tentukan Target Umur Rata-rata Audience dan Tingkat Ketrampilan.
• Kenali AudienceAnda
• Jagalah Content Anda Fresh dan Up To Date
• Dahulukan Kualitas di Atas Kuantitas
• Nyatakan Kebijaksanaan Anda Dengan Jelas [Privacy Policy, Copyright, Disclaimer]
Navigasi Situs
Pembuatan navigasi situs hendaknya mengikuti beberapa aturan dasar, seperti:
• Batasi jumlah item dalam list dan menu.
• Jangan menggantungkan sepenuhnya pada image grafis untuk navigasi.
• Homepage harus mudah ditemukan.
• Integrasikan fasilitas navigasi dengan content.
• Hindari frame jika mungkin (gunakan tabel atau CSS).
List of contents
• Merupakan jenis navigasi dasar menggunakan list-item.
• Biasanya digunakan sebagai daftar isi, atau navigasi dalam content situs.
Breadcrumb trail
• Umumnya digunakan untuk memberikan informasi ke pengunjung dimana dia berada dan juga berguna untuk mempermudah pengunjung jika akan kembali ke halaman awal.
• Digunakan jika situs memiliki content (isi) yang cukup panjang.
Horizontal top bar
Tabs
2-level top (bar or tabs)
Top and side bars
Paging
Buttons bar with revealed drop-down
Multiple-level tree nav
Arsitektur Situs
Arsitektur situs menentukan bagaimana situs dan halaman-halaman di dalamnya diorganisasikan, dinamai, dan saling dihubungkan (linked) untuk mempermudah proses browsing dan pencarian informasi oleh pengunjung.
Dalam membuat arsitektur atau struktur situs web, hendaknya kita mengikuti beberapa prinsip dan aturan, diantaranya:
• Semua halaman di situs harus memiliki link ke halaman utama (homepage).
• Tunduk pada “aturan tiga-klik” dimana pengunjung harus sudah menemukan informasi dalam 3 kali klik atau kurang.
• Tempatkan content paling penting di awal halaman.
• Batasi panjang halaman (no scrolling).
• Sederhanakan tata-letak halaman.
• Usahakan agar content utama mudah dicari.
• Tampilkan produk dari berbagai perspektif/kategori.
• Ikuti prinsip-prinsip umum penulisan yang baik.
All-in-one
• Semua content situs disajikan dalam sebuah halaman tunggal (halaman utama atau homepage).
• Arsitektur ini merupakan arsitektur yang paling sederhana.
• Keuntungan dari model ini adalah mudah dalam perawatan file (maintenance) karena hanya terdiri dari satu halaman (file).
Flat
• Merupakan model struktur web yang menyusun halaman-halaman secara linier.
• Setiap halaman dapat diakses dari halaman yang lainnya secara berurutan.
• Struktur ini merupakan struktur yang sederhana dan sering diterapkan dalam situs-situs dengan jumlah halaman yang tidak terlalu banyak. Contohnya, situs yang tersusun dalam menu Home, Contact Us, Products, About Us dll
Index
• Mirip seperti struktur flat, hanya saja pada struktur index menu atau halaman sudah tersusun berdasarkan index tertentu.
• Arsitektur ini memudahkan pengunjung untuk mengakses suatu halaman.
Hub-and-spoke / Daisy
Model ini cocok untuk situs yang memiliki beberapa alur, misalnya pada aplikasi situs email. Pengunjung dapat mengakses halaman inbox (kotak surat) melalui beberapa cara, seperti setelah membaca isi surat, setelah mengirim surat atau saat sudah berhasil menyimpan contact.
Strict hierarchy
• Halaman-halaman web disusun dalam susunan parent-and-child (per kategori).
• Arsitektur ini memungkinkan untuk mengakses suatu halaman melalui parent atau kategorinya.
• Keuntungan dari model ini adalah pengunjung mudah dan cepat dalam mencari informasi atau halaman yang diinginkannya karena informasi disusun berdasarkan kategori tertentu.
Multi-dimensional hierarchy
Pada dasarnya sama dengan arsitektur strict-hierarchy, hanya saja pada model ini, informasi memungkinkan diakses dari beberapa kategori sekaligus. Dengan kata lain, beberapa kategori dapat mengakses satu informasi (halaman) yang sama.
Search
Jika kita akan menambahkan form pencarian pada situs kita, maka jenis arsitektur web ini yang diterapkan. Informasi atau halaman dapat diakses oleh pengunjung setelah pengunjung tersebut melakukan pencarian melalui form (halaman) yang sudah disediakan. Tentu saja, informasi atau halaman yang ditampilkan sesuai dengan kata kunci (keyword) yang dimasukkan oleh penggunjung.
Wihh manteb gan info nya, makasih gan
ReplyDeletewebsite nya rapih
kunjung balik gan, banyak artikel tentang kesehatan dan pengobatan penyakit
Tumor Payudara