Konsep Risiko, Tips & Trik Pengelolaan Risiko


Konsep Risiko: Sebuah Pengantar
          Difinisi Risiko
         Ketidakpastian (uncertainty)
         Konsekuensi yang memunculkan dampak yang merugikan
         Risiko dan Pengambilan keputusan bisnis
         Hubungan antara: Risk - Risiko – Rizki – Rejeki
          Motivasi mengambil risiko
         Menginginkan pengembalian yang sepadan (return)
          mampu mengkalkulasi risiko
         Kepepet
          tidak mampu mengkalkulasi risiko, atau
          tidak tahu risiko yang dihadapi

Konsep Risiko: Sebuah Pengantar
          Jenis-jenis Risiko Dalam Bisnis
         Risiko Murni
          Risiko hilang/rusaknya aset yang dimiliki
          Kecelakaan kerja
          Risiko akibat tuntutan hukum
          Risiko operasional lainnya
          Bencana alam (force majure)
         Risiko spekulatif
          Risiko Perubahan Harga
         Perubahan harga input
         Perubahan harga output
          Risiko Kredit

          Bentuk Kerugian Akibat Risiko
         Kerugian Langsung
          Nominal yang harus ditanggung akibat dampak langsung risiko yang terjadi
         Kerugian Tidak Langsung
          Kemungkinan sales/profit yang gagal diterima
          Munculnya biaya operasional tambahan
          Kesempatan investasi yang hilang
          Kerugian lainnya

          Bagaimana Mengkalkulasi Risiko
         Tentukan seberapa sering risiko tersebut terjadi (frekuensi atau probability)
         Tentukan dampak yang timul dari risiko yang terjadi (dampak)
          Hitung kemungkinan prediksi kerugian, dengan formula:
                                                Frekuensi x Dampak

          Contoh Mengkalkulasi Risiko
         Risiko terjadinya pencurian barang dagangan
         Frekuensi: 1 bulan 5 kali
         Dampak: Dalam setiap kejadian rata-rata kerugian yang ditanggung adalah Rp300 ribu
         Kemungkinan prediksi kerugian:
                        5 x 300.000 = 1.500.000
Artinya: Dalam satu bulan terdapat risiko pencurian barang dagangan yang berpotensi menyebabkan kerugian sebesar Rp1,5 juta

          Pengelolaan Risiko
         Mulai dari Risiko yang memiliki kemungkinan prediksi kerugian terbesar (prinsip Pareto)
         Pilihan Strategi Pengelolaan:
          Dikontrol, supaya risiko-risiko tidak muncul, misal: SOP, Quality Control
          Ditransfer kepada pihak lain, misal: konsumen, supplier dan asuransi
          Dibiayai sendiri, dibuat cadangan dana untuk membiayai jika risiko terjadi

Tips & Trik
          Bagaimana menghadapi risiko
         Perlu difahami bahwa risiko tidak untuk menjadi penghambat untuk maju. Risiko harus diambil sebagai konsekuensi menginginkan sesuatu yang lebih baik (keberhasilan)
         Identifikasi risiko apa yang berpotensi muncul dalam bisnis
         Identifikasi seberapa sering risiko tersebut muncul
         Identifikasi seberapa besar dampak dari risiko yang muncul tersebut
         Siapkan langkah-langkah mitigasi risiko hanya pada risiko yang dominan/prioritas

No comments:

Post a Comment