• Terdapat beberapa tipe media penyimpanan data pada sistem komputer
• Penyimpanan data dibedakan berdasarkan :
• Kecepatan Akses Data
• Harga dari Media Penyimpanan
Gambaran Umum Bentu Fisik Media Penyimpanan
Media penyimpanan informasi di system computer dibagi menjadi 2 tipe utama :
• Penyimpan primer / Primary Storage
Ciri-ciri :
o Kecepatan akses tinggi
o Harganya relative mahal
o Kapasitas relative kecil
o Volatile
• Penyimpan sekunder / Secondary Storage
Ciri-ciri :
o Kecepatan akses rendah
o Harganya relative murah
o Kapasitas relative besar
o Non-volatile
Cotoh Media Penyimpanan
Beberapa Contoh Media Penyimpanan :
• Cache Memory
• Main Memory
• Flash Memory
• Magnetic Disc Storage
• Optical Storage
• Tape Storage
Cache Memory
• Chache Memory mempunyai akses data paling cepat.
• Cache Memory merupakan penyimpanan paling mahal
• Kapasitas Cache Memory paling Kecil (mis 256 KB – I MB)
• Mempunyai sifat volatile
• Cache Memory biasanya terletak pada Mainboard
• Biasanya prosessor akan mencari data pada cache memory dulu sebelum mencari data data memory utama.
• Biasanya data yang terletak pada cache memory adalah data yang sering di baca
Main Memory (RAM)
• Merupakan simpanan data pada saat komputer beroperasi
• Harganya relatif masih mahal
• Kapasitas relatif kecil ( mis 64 MB – 1 GB)
• Kecepatan akses relatif lebih cepat
• Bersifat volatile
Flash Memory
• Menggunakan cara kerja EEPROM (electrically eraseable programmable read only memory)
• Kapasitas relatif lebih kecil besar dibandingkan main memory
• Non-volatile
• Kecepatan relatif lebih lambat
dibandingkan main memory
• Kapasitas relatif besar ( 1 GB – 100 GB)
• Kecepatan relatif lambat
• Harga Relatif Lebih murah
• Non-volatile
• Merupakan media penyimpanan
yang paling banyak dipakai
• Simpanan data pengganti disket ( mudah dibawa-bawa)
• Kapasitas relatif besar ( 1 keping CD dapat menyimpan s/d 640 MB, 1 keping DVD dapat menyimpan s/d 1,7 GB)
• Kecepatan relatif lebih lambat
• Harga relatif lebih murah
• Non-Volatile
• Kapasitas sangat besar ( 40 GB – 400 GB)
• Kecepatan akses paling lambat
• Non-Volatile
• Harga paling murah
• Biasa digunakan untuk back up data
Urutan media penyimpanan dari yang tercepat
• Primary storage
– Cache memory, main memory
• Secondary storage (online storage)
– Magnetic disc
• Tertiary storage (off line storage)
– Optical disc, magnetic tape
Magnetic Disc
• Kapasitas terus berkembang, karena aplikasi sistem komputer yang semakin berkembang
• Database yang besar biasanya membutuhkan lebih dari 1 hard disk untuk penyimpanannya
• Phisik sebuah hardisk terbuat dari bahan Magnetic disk terbuat dari sejumlah plat/cakram. Permukaan tiap cakram (atas/bawah) terbuat dari bahan besi yang mudah dimagnetisasi.
Perekaman data
• Pada disk magnetic kode on dan off direpresentasikan oleh kedudukan elemen magnetiknya.
• Dengan mengimbas permukaan disk dengan magnet (yang ada pada head), kedudukan elemen magnet berubah. Artinya kode on bisa diganti off dan sebaliknya.
• Lubang-lubang di permukaan disk merepresentasikan data yang tersusun dalam suatu jalur yang disebut track. Data disimpan dalam track yang berbentuk konsentris (lingkaran penuh)
• Tiap track dibagi menjadi sector-sektor (blok).
• Magnetic disk diorganisasikan menjadi silinder-silinder.
• Head R/W menyimpan informasi yang diambil dari magnetisasi sektor-sektor yang ada dibawahnya.
• Head R/W melayang di atas permukaan platter
• Jika Head R/W menyentuh permukaan plat, maka data yang ada di bawahnya akan rusak
• Disc Controller merupakan interface antar sistem komputer dan hardware dari hardisk dengan menerima perintah read / write pada sebuah sector.
• Disc controller juga bertugas untuk remapping bad sector, sehingga data tidak disimpan pada bad sektor pada hard disk
Ukuran Performansi
• Kapasitas
• Waktu akses (access time)
waktu mulai permintaan read/write hingga transfer data dimulai
• Rata-rata waktu transfer data (data-transfer rate)
waktu rata-rata data diambil atau disimpan ke dalam hardisk ( mis 4 – 8 MB per detik)
• Reliability
Waktu Akses
Waktu Akses terdiri dari
• SEEK TIME
– Waktu yang dibutuhkan untuk menempatkan R/W head pada cylinder yang diinginkan ( mis 2 – 30 millisecond)
• ROTATIONAL LATENCY TIME
– Waktu yang dibutuhkan untuk menunggu sampai data berada di bawah R/W head
– Biasanya sekitas 5400 RPM – 15000 RPM
Optimasi Akses Blok Pada Hardisk
• proses i/o pada disk ditentukan oleh sistem operasi
• setiap proses i/o akan meminta alamat dari data pada harddisk, yang disebut juga block number (nomor blok)
• ukuran blok berkisar dari 512 kb – 4096 kb
• data ditransfer antara memory dan hardisk dalam ukuran blok
• karena akses data pada hardisk lebih lambat dibanding dengan akses data pada memory, maka sering terjadi bottleneck
• maka pengembangan dilakukan pada teknik untuk memperbaiki kecepatan akses blok pada disk



No comments:
Post a Comment